Crack The Skye, Kematangan Bermusik Mastodon

Band Progressive/Sludge Metal, Mastodon, merilis studio album keempat yang ber-title Crack The Skye. Dengan bekerja sama dengan produser Brendan O’Brien, album ini dirilis melalui Reprise Records pada tanggal 24 Maret 2009. Sang Drummer, Brann Dailor mengatakan bahwa album ini dipersembahkan kepada adiknya yang melakukan aksi bunuh diri di usia 14 tahun.

Seperti album-album sebelumnya, Mastodon masih mengangkat tema-tema berbau mistis. Tema dan lirik yang diangkat dipenuhi dengan unsur mitos yang kuat, nuansa psychedelic sangat terasa. Namun teknik vocal pada album lebih banyak menggunakan clean vocal dibandingkan album-album sebelumnya.

Cover Album Crack The Skye

Cover Album Crack The Skye

Crack The Skye dibuka dengan track “Oblivion” yang berat, penuh distorsi, dan menyuguhkan vocal berbeda-beda dari bassist Troy Sanders, gitaris Brent Hinds, dan drummer Brann Dailor. Track ini cukup unik, karena memiliki beat berbeda-beda setiap pergantian vocal bahkan terkesan ganjil, dan sama sekali tidak ada scream atau growl vocal yang terdengar. Berbeda dengan album sebelumnya, Blood Mountain, yang dibuka dengan track “The Wolf Is Loose” yang agresif, cepat, dan catchy, album ini sepertinya ingin menunjukkan Mastodon yang lebih “gelap” dari album-album sebelumnya.

Track kedua, “Divinations”, merupakan ajang “pamer” Mastodon dalam kematangannya bermain musik. Di track ini, agresivitas berpadu dengan nuansa mistik dengan iringan riff gitar melodis dari Brent Hinds dan Bill Kelliher serta gebukan drum meledak-ledak Brann Dailor. Guitar solo Kelliher menjadi pemanis sebelum track pendek berdurasi 3:29 menit itu selesai.

Video Klip "Oblivion"

Video Klip "Oblivion"

“Quintessence” di track ketiga memberikan nuansa gelap dengan bunyi bass Sanders yang menggema sepanjang track. Duet gitaris Hinds dan Kelliher saling beradu sampai akhir lagu. Sedangkan “The Czar” yang berdurasi 10:54 menit menceritakan tentang khayalan Grigory Rasputin mengenai astral (bintang).

“Ghost of Karelia” sangat menarik untuk didengarkan sampai akhir track. Dan title-track “Crack The Skye” menampilkan additional vocal dari Scott Kelly yang juga pernah mengisi vocal di track “Crystall Skull” di album Blood Mountain.

Brent Hinds dan Bill Kelliher

Brent Hinds dan Bill Kelliher

Track terakhir dan terpanjang dengan durasi 13:00 menit, “The Last Baron” merupakan ringkasan yang dapat menggambarkan album ini secara keseluruhan. Dimulai dengan guitar-picking yang harmonis dan vocal yang terdengar desperate, dilanjutkan dengan march mid-tempo dengan gebukan drum yang menggila.

Secara keseluruhan, album bertotal durasi 50:08 ini mampu menegaskan warna musik yang selama ini diusung Mastodon. Dengan skill yang mereka miliki, Mastodon mampu membuat progressive metal tidak membosankan, dan membuat sludge metal tidak terlalu primitif. Album ini mendapat banyak kritik positif dari situs review. Total Guitar memberikan rating 5/5 yang beranggapan album ini lebih baik dari album Blood Mountain yang rilis tahun 2006.

Track-listing:

  1. “Oblivion”   5:47
  2. “Divinations”   3:39
  3. “Quintessence”   5:27
  4. “The Czar: I. Usurper – II. Escape – III. Martyr – IV. Spiral”   10:54
  5. “Ghost of Karelia”   5:25
  6. “Crack the Skye”   5:54
  7. “The Last Baron”   13:01

~ by musicapedia on July 16, 2009.

One Response to “Crack The Skye, Kematangan Bermusik Mastodon”

  1. berkunjung ka..
    keren nie artikelnya..
    iya fiqa magang semarang ni..
    kakak kul dimana ni sekarang??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: